Hmmmm...
Mau bicara apa ya tentang 2020??? Tahun dimana semua proses dan sendi gerak kehidupan berputar secara drastis tanpa terdeteksi dan tanpa tersadari. Semua hal yang awalnya berjalan lancar seperti biasanya berubah menjadi kehidupan baru dengan transisi yang mungkin sulit namun bisa dilewati dengan berjalannya waktu. Kegiatan yang awalnya berjalan dengan damai dan terplanning baik, berubah menjadi rencana yang gagal direalisasikan atau bahkan ditunda terlebih dahulu sampai batas waaktu yang sampai sekarang kita tidak tau kapan berakhir. Pandemi??? Selama 26 Tahun baru kali ini merasakan betapa berharganya sebuah waktu, berapa besarnya kuasa sang pencipta dan berapa kecilnya diri kita dimuka bumi. Manusia diingatkan kembali siapa sebenarnya dirinya? untuk apa manusia diciptakan? dan bermuhasabah dengan apa yang telah dilakukannya. Pelik memang mengingat waktu demi waktu di tahun ini, rasa bosan, terbatas, terpenjara, dan ingin mengatakan freedom kembali seperti sebelumnya. Akan tetapi belum waktunya untuk berucap itu. Manusia diajarkan kembali untuk memulai hari baru, kegiatan baru dengan cara yang baru. Sulit memang pada awalnya tapi setelah transisi dijalankan lama kelamaan mulai terbiasa, akan tetapi tidak semua hal bisa dilewati. Contohnya waktu bersama keluarga, bertemu keluarga, pulang kampung halaman, nongkrong bareng teman, dan lain-lain masih tetap terbatas. Bagaimana kita menahan ego untuk saling melindungi satu sama lain agar semua kembali normal lagi.
Pada tahun ini kita sudah mulai mengerti mulai memahami apa arti waktu yang sebenarnya, poin penting dalam pembelajaran ditahun ini. Pentingnya waktu dan pentingnya mengatur waktu menjadi pembelajaran yang harus terus diingat sampai langkah kedepan. Semakin kesini kita semakin sadar dan banyak sekali evaluasi diri, banyak juga hal baru yang dilakukan bahkan diciptakan mulai dari usaha baru, hobbi baru, kegiatan baru sampai tren terbaru juga ada ditahun ini. Awalnya kita memandang tahun suram, tahun mati suri kalau gw boleh bilang, kenapa? harus gerak walaupun sebenarnya mati. Harus terus berjalan walapun kondisi tak menentu dan tak bisa diprediksi lagi untuk saat ini. Tahun yang akan jadi cerita panjang dalam sejarah manusia dimuka bumi ini, tahun yang menjadi history anak cucu nanti. Tuhan memang sudah merencanakan ini semua, merencanakan hal yang tidak aka pernah kita duga sebelumnya (pastinya yang terbaik). Sebenernya ditahun ini kita sendir yang harus sadar dan mengenali siapa sebenarnya diri kita, baik dari potensi kemampuan, pengembangan diri, inovasi, kreatifitas,keseimbangan diri dan lain-lain. Atau mungkin ditahun ini manusia sudah mulai lupa dengan siapa penciptanya, yang membuat manusia berambisius menciptakan apapun yang belum pernah ada bahkan tak sadar siapa sebenernya pencipta sesungguhnya. Kalau kita telisik dari sudut pandang gw sendiri sebenernya ulah kita sendiri terhadap manusia, hewan, tumbuhan, waktu dan lain-lain. Mulai dari merusak, merekayasa, membual, dan lainnya yang sebenarnya itu dampak buruk bagi manusia sama halnya pisau bermata dua kembali ke diri sendiri.Contohnya di China yag akhir-akhir ini ramai menciptakan matahari yang panasnya dikatakan melebihi matahari, kalau kita berpikir logis untuk apa? kita sudah punya matahari yang berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan manafaat yang luar biasa kenapa gak kita jaga saja lingkungan untuk menjaga matahari juga. Manusia hanya berpikir keuntungan kedepan padahal dampaknya jika ada problem ditengah proyek pembuatan apa gak meledak itu seluruh dunia gara-gara ulah kita sendiri. Berinovasi dan memiliki kreatifitas boleh tetapi dipikir kembali resiko yang akan didapatkan nantinya. Ketentuan yang sudah ada mari kita jaga bukan menciptakan duplicate atau hal baru yang menentang atau bahkan manantang ciptaan sang pencipta. Miris memang jika kita melihat ulah kita sendiri, maka dari itu pentingnya agama untuk mengkontrol perilaku manusia itu sendiri tidak berlebihan dan tamak akan suatu hal.
Tahun 2020 sudah kita lewati diujung hari segera kita akan menyongsong 2021 kita tidak tahu ada hal apa yang akan terjadi tapi yakinlah diri kita mampu melewati. Masih akan sama diawal tahun kita memiliki pola yang sama ditahun sebelumnya, kebiasaan baru yang menjadi keharusan dan kewajiban yang tak bisa ditinggalkan. Mari bersama kita bermuhasabah yang utama kediri kita sendiri akan hal aa yang ingin kita perbaiki dan hal apa yang akan kita jalankan kedepan dengan menambahkan faktor baru disemua hal (protokol kesehatan). Berdoa kembali kepada sang pencipta agar ditahun depan kita diberikan waktu yang lebih baik dari tahun sebelumnya, kenikmatan yang lebih baik lagi dan keberkahan dalam setiap langkah kita (jangan lupa bersyukur). Manusia memang tempat salah, tamak, dan rakus akan semua hal tapi manusia diciptakan dengan derajat yang baik dan tinggi untuk selalu memoghon ampun, mengevaluasi dan memperbaiki serta tidak ingin melakukannya kembali (Taubat). Tahun istimewa seperti hal nya slogan Yogyakarta, menjadikan tahun ini menjadi sejarah baru buat penulis terutama dan tentunya sejarah panjang peradaban manusia.
"Penghujung tahun 2020 menciptakan story masing-masing orang, meciptakan apa yang belum pernah diciptakan sebelumnya, dan menyadarkan manusia tentang eksplorasi diri dalam hati"