Senin, 01 Maret 2021

DEDIKASI PADA DIRI SENDIRI

Boleh gak seh mendedikasikan sisa waktu untuk berada terus disebuah instansi? Dampaknya baik gak ya buat perkembangan kemampuan seseorang? Bisa berkembang dan melihat hal lain yang lebih besar diluar sana gak ya? Bukannya akan menjadi hal yang monoton mengerjakan sesuatu hanya seperti itu saja? 

Belum tau juga seh, soalnya sampai saat ini pun aku juga masih mendedikasikan hidupku pada suatu instansi. Menggelontorkan waktuku hampir semuanya kedalam implementasi suatu instansi. Terpikir memang untuk mencoba berdedikasi pada diri sendiri, mengimplementasikan mimpi yang selama ini diharapkan menjadi sebuah action yang dinantikan. Menurut pandangan gua pribadi sebenernya lebih setuju dengan pengembangan dedikasi diri sendiri. Disitu kita bisa menghargai waktu sendiri, melihat banyaknya hal besar yang lebih jauh dan pastinya mampu mengimplementasikan mimpi yang selama ini diharapkan. Mungkin hanya pemikiran kosong gua juga seh yang tersirat tanpa menganalisa lebih jauh dan detail. Tapi memang pikiran-pikiran seperti ini rasanya membuat diri tergugah dan tersadar apa sebenarnya yang ingin dikejar. Lebih memilih menjadikan diri sendiri ini mau menjadi seperti apa dengan sebuah kebebasan waktu. Sulit memang banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama untuk menjalani sebuah kehidupan. Ada beberapa hal yang harus dikalahkan dan ego yang harus dihentikan terlebih dahulu untuk mengubur harapan sementara. Ya setidaknya pikiran gua gak berhenti begitu saja, harus berani menggali impian lagi demi menemukan dedikasi untuk diri. Menjadikan semua hal yang dirasa tak mungkin menjadi mungkin karena implementasi. Gak ada yang salah berada di zona ternyaman seseorang, menjadikan tenang maybe, menjadikan nyaman maybe pandangan dan sudut yang berbeda dari seseorang. Tapi yang paling penting menurut gua, coba berpikir lagi untuk mendedikasikan waktu untuk diri sendiri, maybe akan menemukan kenyamanan yang lain. Kenyamanan yang selama ini belum pernah ditemukan dengan banyak waktu yang dimiliki untuk apresiasi diri. Tak terikat dalam sebuah detikan waktu, lebih bebas mengembangkan diri dengan banyaknya waktu. Ingat bebas bukan berarti malas ketika memang sudah memutuskan ya harus benar-benar yakin menjalankan. Ini yang harus dikerjakan bukan muak dengan semua persoalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memoles Kepribadian di Balik Akun Social Media

“Memoles Kepribadian di Balik Akun Social Media” Fenomena perkembangan teknologi modern yang berkembang pesat dan tidak bisa dibendung arah ...