Kamis, 03 Desember 2020

JAKARTANS

 "JAKARTANS"

     Jakarta Kota dimana segala jenis kehidupan dan penghidupan tumbuh riuh didalam kota ini. Kota dengan segala sumber informasi cepat, mudah dalam akses dan sumber dari segala sumber yang ada di Indonesia. Jakarta, Kota dengan berbagai banyak gudang segala jenis bahan untuk produksi, konsumsi, dan distribusi. Jakarta kota yang paling ramai, sibuk, dengan gegap gempita dalam setiap detiknya. Jakarta, Kota dengan demografi yang nyata dalam bentuk resonansi suaranya. Sedikit menegenal kota Jakarta, sedikit rasaku tertinggal diantara puing-puing reruntuhan rindu akan kota itu. Mengingat kembali langkah yang pernah kupijakkan di Kota Jakarta, kembali mengenang perjuangan dan apa itu kehidupan awal menuju diriku saat ini. Ingin rasanya kembali kepadamu, kembali dalam dekapanmu, kembali dalam satu tarikan nafas penuh peluh ibu kota. Rasanya kota ini menjadi tujuan hidupku untuk pengemabangan diriku yang masih buta akan segala aspek kehidupan ini. Mungkin ketika aku kembali aku akan lebih mengerti dan mengenal banyak hal ketika kembali mengenal apa itu Jakarta.

    Jakarta memang unik, setiap harinya, minggunya, bulannya, sampai tahunnya berapa banyak orang yang keluar masuk di kota ini. Banyak tujuan yang mereka sematkan ke kota ini sehingga mereka enggan atau bahkan ingin kembali ke kota ini. Sumber penghidupan yang mereka harapkan, impian yang ingin mereka kejar, atau bahkan kehidupan dalam pelajaran hidup yang ingin mereka adu. Ohhh Jakarta, banyak hal yang memang kau sembunyikan, tak banyak orang yang tau akan apa yang engkau berikan. Bukan hanya sekedar iming-iming kemerdekaan tapi engaku juga memberikan pecahan kaca untuk kau susun kembali menjadi cermin atau bahkan kaca itu yang akan menggores kulitmu yang buatmu bercucuran darah tanpa kau sadari. JAKARTA, entah apa yang ingin kudapatkan akan kota ini, tapi sungguh ku ingin kembali untuk mengusik dan menggali apa yang ada dibalik kota ini.

    Jakarta!!! Ibu Kota suatu negara, terlihat dari tambahan ibu kota yang tersemat dalam kota Jakarta membuat kota ini semakin menarik untuk dipelajari kalau aku sering berkata,"Suatu saat aku akan jajah kota ini". Sama seperti kota-kota lain yang ingin aku dalami "menjajah kota ini". Akan tetapi sampai detik ini sulit sekali aku untuk kembali ke kota ini, terakhir 2018 ketika aku masih bisa berdamai dengan Jakarta. Setelah itu Jakarta hanya ku lihat dalam layar media sosial atau bahkan kudengar dari orang-orang yag ada disekelilingku. Belum tau juga alasannya, atau memang aku ditakdirkan hanya untuk mengenal sesaat kota ini atau mungkin aku sendiri belum siap ketika harus berdamai kembali dengan kota ini. Pastinya aku rindu sekali dengan gegap gempitanya kota ini, dengan berbagai macam hal yang bisa aku cari tau, aku kulik akan kota ini.

    "JAKARTA", Kenapa aku terpaku dengan kota ini?

Banyak kota diluar sana yang mungkin lebih nyaman, lebih tenang, lebih damai dan banyak lebih dibanding kota ini. Aku pun juga bukan orang yang lahir di kota ini, tapi magis dan daya tarik kota ini membuatku seperti pulang ke kampungku sendiri. Sampai saat ini hanya harap yang bisa ku harapkan, hanya mimpi yang aku impikan bisa kembali dengan gagahnya aku, dengan tangguhnya aku dan dengan siapnya aku untuk menjajah kota Jakarta yang katanya ibu kota Indonesia tercinta. Mungkin ada sedikit yang tertinggal dari Jakarta pada diriku, mulai dari logat bahasa, logat budaya atau bahkan cara pandangku yang terbawa sampai dalam keseharianku. Mengenal orang baru dengan menggunakan bahasa yang baik khas Jakarta, dianggap orang bukan asli Jawa tapi dianggap orang asli Jakarta dengan gaya bahasanya. Gaya hidup yang mengarah kearah Jakarta dengan budaya nya yang sulit untuk dihilangkan menjadi makanan sehari-hari ketika orang baru mengenalku. Ada yang bilang sok banget dengan bahasa yang kupakai, ada yang bilang juga emang Lu orang mana dah sampai-sampai lupa daearah sendiri heee. Tapi itu semua jadi bumbu buat aku sedikit mengobati rasa kagum dan rindunya diriku pada kota Jakarta, menerapkannya menjadi lelucon dalam hidupku. Sehingga ketika nanti aku kembali kesana aku tak menjadi asing kembali seperti pertama kali ku menginjak kaki disana.

 

    "JAKARTA IBU KOTA, JAKARTA NUSANTARA"

    

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memoles Kepribadian di Balik Akun Social Media

“Memoles Kepribadian di Balik Akun Social Media” Fenomena perkembangan teknologi modern yang berkembang pesat dan tidak bisa dibendung arah ...